.
. Angka dua.
Mau tahu apa rahasianya? Ternyata Herlina menjadi caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa yang punya no.urut 2; Caleg dengan nomor urut 2, dan bertarung di Dapil 2 (Kecamatan Batam Kota dan Lubuk Baja).
“PKB Triple 2,” ujar Herlina meyakinkan.
Sebagai calon wakil rakyat, Herlina memiliki komitment yang kuat untuk mewujudkan dan menjalankan fungsi legislatif sesuai tugas anggota DPRD yang sebenarnya. “
Apa yang disampaikannya itu bukanlah pemanis bibir saja. Herlina memiliki konsep yang sudah sedemikian kuat melekat di kepalanya. Maklum, ia bukanlah sosok yang suka duduk di belakang meja. Ia terbiasa bekerja, memberikan konstribusi nyata dengan pikiran dan tenaganya.
Dengan gamblang, perempuan yang memiliki semangat membara
![]() |
| Add caption |
Dilihat dari rekam jejaknya selama ini, sudah sangat tepat jika kemudian Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memilih Herlina sebagai salah satu yang direkomendasikan sebagai caleg dari kalangan pekerja. Tokoh kita yang satu ini bukanlah sosok yang muncul tiba-tiba, seperti kebanyakan caleg yang bermunculan bak cendawan di musim hujan saat musim pemilu tiba. Herlina, sudah menunjukkan keberpihakannya terhadap buruh dan rakyat kecil sejak lama.
Sejatinya, pilihan untuk menjadi caleg, hanyalah untuk memperkuat kerja-kerja organisasi yang selama ini sudah dijalaninya itu. Agar kelak ketika menjadi wakil rakyat, ia bisa memberikan konstribusi lebih dalam membela hak-hak kaum yang tertindas.
Seperti gayung bersambut, Herlina pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan kepadanya.
Dengan penuh optimisme, Herlina berkata, “Pada saat DCS keluar dari KPU, maka sudah jelas, pertarungan caleg sudah dimulai. Maka target saya harus menang. Saya berharap bisa menjadi anggota DPRD yang memiliki pemahaman terhadap fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.”
Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Herlina menghimbau kepada seluruh perempuan FSPMI untuk mendukung kader perempuan yang akan maju dalam pemilu sesuai dengan keinginan kita sebelumnya, bahwa perempuan harus ada didalam berbagai sektor. Dan itu, bukan sesuatu yang mustahil untuk bisa diwujudkan.


tolong berikan komentar positip untuk HERLINA
BalasHapuskomentar anda sangat membantu terima kasih
BalasHapus